Tapidari jatah (umur) yang sudah diberikan, itu berkurang. Dari hari ke hari makin kurang, nanti lama-lama habis jatahnya. Oleh karena itu, sebenarnya bertambah atau berkurang (umur) tidak begitu penting, yang penting itu keberkahannya,” tutur Wapres yang dikutip dari Antara, Jumat (11/3/2022). Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Setiap umur kematian seseoarang, menikah, rezeki sudah ada yang mengatur. Ucapan selamat ulang tahun bukan semata berhura-hura, namun sebagai rasa syukur yang mana kita masih diberi kesempatan sehat lahir batin insyaAllah diumur yang sekarang ini. Apalagi diumur 20 keatas dan orang tua semakin menua, sebagai cerminan diri sendiri. Udah ngapain aja kita selama ini? Udah bermanfaat kah sama orang lain, toleransi udah ditambah belum?Oiya ada pepatah yang mengatakan "Ingat, jika kamu membutuhkan uluran tangan, itu ada di ujung tanganmu, seiring kamu bertambah usia, ingatlah kamu memiliki tangan yang lainnya pertama, tolonglah dirimu, kedua, tolonglah orang lain." - Audrey hidup seseorang itu pastinya berbeda-beda,tetap semangat berbuat kebaikan yang semakin berkurang masa masa hidupnya. "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain". Kedewasaan seseorang memang tidak dapat diukur dari angka-angka ya! Hehee. Bertambah usia bukan berarti menjadi dewasa, bertambah usia bukan berarti paham segalanya. Semakin bertambah usia,level galaunya semakin berbeda loh. Keep humble buat kita seiring bertambah nya usia bukan berati kita makin lama hidup didunia loh ya, itu bukan sebagai titik acuan. Semakin angka bertambah berati semakin berkurang jatah kita untuk hidup dialam semesta ini. Misal seseorang ditakdirkan kematianya diumur 85 tahun,nah sekarang orang itu diumur 75tahun berati jatah hidup didunia ini tinggal 10 tahun lagi bukan, tetep bersyukur yaa masih diberi kesempatan menghirup udara segar diumur sekarang ini. Bertambah nya angka juga bukan menjadi patokan kita harus jadi ini itu, kembali ke prinsip hidup dan sudut pandang aku tetap semangat masih banyak harapan dari orang tersayang yg belum terwujud, semangaat allah ease everything Lihat Diary Selengkapnya Bertambahusia. Artinya berkuranglah jatah hidup ini. Tetapi itu tidak mengurangi eratnya persahabatan ini. Bahkan seiring berjalannya waktu, persahabatan kita terasa semakin erat dan menyenangkan. Usiamu telah bertambah artinya semakin berkurang kontrak hidupmu didunia ini. Aku hanya berharap semoga engkau diberikan umur panjang dan
Oleh Pdt. Bigman Sirait LAZIMNYA, acara pergantian tahun dirayakan dengan sukacita. Acara kebaktian diselenggarakan di gereja maupun di rumah-rumah tangga. Semua merasa bersyukur karena Tuhan masih mengijinkan kita memasuki kehidupan di tahun berikutnya. Masalahnya, bukan seberapa lama kita hidup di dunia, tetapi bagaimana nilai kehidupan kita di dunia. Waktu, punya dua sisi yang perlu kita pahami, yakni bertambah dan berkurang, dan itu terjadi seka-ligus. Seperti mata uang, ada sisi kiri dan sisi kanan. Ada angka dan lambang. Uang dinyatakan sah dan punya nilai kalau ada lambang dan angka itu. Pada waktu kita ber-kata, selamat panjang umur , kepada orang yang sedang mera-yakan hari ulang tahun, pada saat yang bersamaan, umurnya juga makin pendek. Mengapa? Misalkan Tuhan sudah memberi jatah baginya 60 tahun, maka pada saat memasuki usia 20, jatahnya semakin berkurang. Dalam hal ini, bertambah panjang dan bertam-bah pendek terjadi sekaligus. Ini disebut paradoks dua hal yang berbeda atau bertolak belakang, tetapi dua-duanya benar. Saat pergantian tahun, masa hidup kita di dunia makin bertam-bah, tetapi jatah juga berkurang. Namun janganlah kita hanya melihat sisi tambahnya, lihat juga sisi kurangnya, sebab itu akan membuat kita bijaksana. Dengan menghitung hari-hari, kita introspeksi dan bertanya tentang apa yang telah kita lakukan sepan-jang usia itu. Dengan menyadari bahwa waktu kita makin sedikit, berusahalah mengisinya dengan hal yang baik-baik. Dalam mengisi hari-hari, kita sering terjebak dalam rutinitas. Kita terjebak dalam perjalanan waktu. Kita terjebak dalam kesibukan, tuntutan waktu, sampai-sampai kita tidak lagi mempunyai momentum penting dalam waktu itu sendiri untuk menjadi bijaksana memahami apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita. Jika kita tidak pernah menghitung hari-hari kita, bagaimana mungkin kita bisa menjadi bijaksana menjalani sisa-sisa hidup? Jika tidak belajar dari sana, kita tidak mendapatkan hati yang bi-jaksana, karena kita hanya meng-hitung nilai tambahnya. Nilai kurangnya tidak pernah kita hitung. Kita hanya berani bersyukur jika memperoleh sesu-atu kemajuan materi atau posisi. Maka, ucapan-ucapan yang kita dengar hanya Wah, puji Tuhan, uangku bertambah banyak. Puji Tuhan, saya sembuh dari penya-kit , dan sebagainya. Kalau wujud keberimanan kita seperti ini, alangkah sedihnya. Sebelum kerusuhan Mei 1998, banyak orang merasa bangga dan berkata, Puji Tuhan , karena memiliki harta kekayaan yang melimpah, atau meraup sukses di sana-sini. Tetapi, apa yang mereka katakan ketika usaha mereka runtuh? Ketika mereka mendadak jatuh pailit karena perubahan nilai rupiah terhadap dollar AS yang begitu drastis, bagaimana sikap mereka? Hutang berlipat ganda, usaha menjadi hancur. Apa karena Tuhan tidak ada? Apa karena Tuhan tidak mengasihi? Kita sering salah mengerti tentang cinta-kasih Tuhan. Kita sering salah memahami kehendak Tuhan. Jika kita mengalami keku-rangan, kehancuran, kehilangan, maka kita menganggap Tuhan tidak adil, atau Tuhan tidak bersama dengan kita. Lalu kita menjadi kecewa. Inilah kegagalan dan kehancuran yang melanda banyak orang Kristen, karena menganut faham teologi yang selalu sukses, selalu sehat. Sebagai pengikut Kristus, kita harus memahami bahwa bertam-bah dan berkurang dalam kepemi-likan, atau status, keduanya sama-sama memiliki nilai plus dalam hidup kita. Ketika seseorang menjadi miskin, mungkin saja kondisi itu membuatnya menjadi bijak. Seperti Nabi Musa. Sewaktu di istana, dia hanya tahu membereskan segala sesuatu dengan kekuatannya. Dia mencoba menyelesaikan persoalan bangsa Israel dengan statusnya sebagai bangsawan, tetapi dia tidak dianggap. Sampai akhirnya dia terlempar dari istana, menjadi gembala. Tetapi, justru di sinilah dia belajar, dan makin memahami kehendak Allah, dia makin mengerti cinta-kasih Allah. Hidupnya pun menjadi indah. Tuhan tidak pernah membuat sesuatu itu tanpa meaning mak-sud. Rencana Tuhan selalu indah, tetapi bagaimana perspektif kita sebagai manusia? Jangan karena sudah merasa percaya dan kenal pada Tuhan, maka semuanya akan menjadi baik dan mulus. Baca kisah Alkitab tentang Ayub yang saleh, cinta pada Tuhan, namun meng-alami pencobaan yang sangat hebat. Hartanya yang melimpah habis. Bukan cuma itu, dia juga kehilangan anak-anaknya, bahkan dia menderita penyakit berat pula. Namun kecintaan dan ketaatannya pada Tuhan tiada berkurang. Zakaria dan Elisabet, pasangan yang cinta Tuhan, namun baru memiliki anak pada usia tua. Hanna adalah seorang perempuan yang selalu memuji dan memuliakan Tuhan, tetapi kerap disakiti menan-tunya. Banyak kisah dalam Alkitab tentang orang-orang saleh namun mengalami berbagai kesulitan, sesaat, bahkan sampai mati. Namun mereka bertumbuh hebat dalam kerohaniannya. Sekali lagi, sisi tambah dan kurang dalam dimensi waktu sangat penting dalam hidup kita. Waktu merayakan hari ulang tahun, rasanya tidak cukup hanya mengucapkan selamat panjang umur , tapi juga selamat pendek umur . Jangan hanya ucapkan selamat berbahagia , namun juga hati-hati, berbahaya. Mengapa? Karena dalam menapaki sisa-sisa usianya, mungkin saja dia tidak berbuat apa-apa, malah hanya terlena dalam pesta yang memabukkan. Atau bisa saja dia hanya terlena dalam pujian-pujian syukurnya. Dalam keterlenaannya dia hanya sekadar mengatakan, Terimakasih Tuhan , tetapi pelayanannya, kepasrahannya pada Tuhan tidak bertambah. Ketika harta benda atau jaminan hidup seseorang bertambah, rasa kebergantungannya pada Tuhan seringkali justru berkurang. Atau sebaliknya, ketika jaminan hidup atau kepemilikan atas harta benda semakin berkurang, ketergan-tungan kita pada Tuhan semakin bertambah. Tetapi, tidak perlulah kebergantungan pada Tuhan men-jadi kuat karena harta semakin berkurang. Yang paling bagus adalah bagaimana supaya keter-gantungan pada Tuhan terus-menerus menguat baik di saat harta semakin berlimpah maupun berkurang. Jika ini bisa kita lakukan, bukankah sangat indah hidup ini? Mazmur 9012 berkata Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. Semoga, di tahun yang baru ini kita mengerti dan menyadari bahwa segala apa yang kita miliki dalam hidup ini, pada dasarnya bukanlah milik kita, tetapi milik Tuhan. Kesadaran seperti inilah yang membawa kita ke dalam pertumbuhan yang sehat. Selamat tahun baru Januari 2005.* Diringkas dari kaset Khotbah Populer oleh Hans P. Tan
Hariini bertambah jumlah hitungannya menjadi 79 tahun. Tapi dari jatah umur yang sudah diberikan, itu berkurang. Dari hari ke hari makin kurang, nanti lama-lama habis jatahnya. Oleh karena itu, sebenarnya bertambah atau berkurang umur tidak begitu penting, yang penting itu keberkahannya,” tutur Maruf.

_Hujan& badai akan selalu kita temui dalam perjalanan hidup, namun_ *"Hujan besar itu seperti tantangan hidup. Tidak perlu berdoa memohon hujan berhenti, tetapi cukup berdoa agar Payung kita bertambah kuat"* digunakan atau tidak digunakan umur kita tetap akan berkurang dari "jatah" yg telah ditetapkan._ *"Selagi masih tersisa jatah usia

\n \nbertambah usia berkurang jatah hidup
Padahakikatnya, umur kita tidaklah bertambah saat hari lahir tiba, melainkan jatah usia hidup kita semakin berkurang. Ketika ada anggota keluarga, saudara, teman, sahabat, rekan kerja yang sedang millad sebaiknya kita ucapkan doa ‘Barakallah fii umrik’ bukan sekadar ucapan selamat.
Yangdimaksud dengan "melipat kasur" ialah mengurangi tidur untuk memperbanyak ibadah. Setelah melampaui fase kedewasaan, kaum muslimin memasuki fase persiapan menghadapi kematian, yakni pada usia 60 sampai 70 tahun. Sabda Rasulullah SAW, "Masa penuaan umur umatku dari 60 hingga 70 tahun". (HR Muslim dan An-Nasa-i). Hariini usiaku bertambah, jatah hidupku di dunia berkurang, tapi aku tak putus berdoa agar semakin dekat pada YG MAHA KUASA , di beri kesehatan, panjang usia, penuh cinta dan hidup berguna bagi keluarga dan orang lain. Aku percaya kadang doa merubah takdir.
Selamatberkurang jatah usia Bertambah tua itu pasti, namun menjadi dewasa itu pilihan. Pilihan ada di tanganmu. Semoga yang terbaik yang akhirnya terpilih Sukses bahagia dan sehat selalu bersama keajaiban-keajaiban dari Allah SWT yang akan menghampirimu di masa mendatang. Aamiin Yaa Rabb. Reply Delete

Umuritu dimanfaatkan dengan baik atau dibiarkan begitu saja lewat tetap akan bertambah usianya dan berkurang masa hidup yang telah ditetapkan. Jadi, usia kita semakin lama semakin banyak, kesempatan hidup pun semakin berkurang. Selagi masih tersisa jatah usia hiudp ini, ayo kita lakukan kebaikan sebanyak yang kita mampu lakukan. Sekecil

Memasukitahun yang baru itu berarti usia kita bertambah lagi dengan kata lain masa hidup kita berkurang atau dengan kata lain jatah hidup kita semakin sedikit. Ajarlah kami menghitung hari hari kami sedemikian hingga kami beroleh hati yang bijaksana. 102 kiat agar semangat belajar agama membara pdf.
Masaaktif Hidup anda hampir berakhir, saldo dosa anda makin meningkat, di hari yang fitri ini raih kesempatan untuk meningkatkan saldo Iman. Secara Perhitungan matematis, umur kita bertambah namun pada hakikatnya jatah umur kita berkurang, jadi tinggal menunggu detik-detik penutupan saja. Dengan bertambah umur kita secara logika seharusnya
Secaralahir memang usia ini bertambah, padahal nyatanya jatah dan kesempatan untuk hidup dan mendekatkan diri kepada Allah semakin berkurang. Sementara dosa dalam diri ini, kesalahan dalam diri ini makin hari semakin banyak. Maka tak ada yang bisa aku lakukan di hari jadi ini selain terus memohon ampun dan berdoa kepada-Nya. Bismillahirahmannirahim.. sahabat Taqwa Makin bertambah usia, makin berkurang jatah hidup kita didunia.. Makin bertambah usia, makin dekat ajal 18Motivasi dan Keutamaan Menghafal Al Quran di Usia Dini hingga Senja. 29/07/2018 oleh Zamhari, S. Kom. I. Menghafal Al Quran. Beruntung orang-orang yang diberikan anugerah terbesar menghafal Al Quran. Dengan Al Quran, hidup menjadi teratur sesuai petunjuk yang ada di dalamnya. Ada banyak kisah tentang penghafal Al Quran, baik kisah Sehariyang lalu genap “dua puluh dua tahun” usia ku. Momen yang kan terulang setiap tahun di tanggal 14 bulan ke empat. Allah telah menyiapkan segalanya. Ya, telah ia siapkan untukku menyelami usia yang semakin bertambah dan Hariini ada yang bertambah dan ada yang berkurang. Berkurang, ya jatah umurku di dunia ini semakin berkurang. Orang bilang "menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa adalah sebuah pilihan". Pada hari ulang tahun yang tak lain adalah jatah hidup kita sudah dikurangin oleh sang Pemilik ruh dan raga dikurangin dan semuanya
Selamatbertambah umur adikku. Kami berterimakasih kepadaTuhan yang telah menghadirkan kau di tengah - tengah kami. Umur bertambah dan jatah hidup berkurang, semoga setiap harimu diisi dengan hal - hal yang bermanfaat dan semoga tumbuh menjadi anak yang berguna bagi banyak orang. Selamat sayangku. Doa dan harapan kami di nadimu. Kakak Love
Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, merayakan hari ulang tahunnya ke 79. Wapres mengatakan keberkahan hidup lebih penting dibanding panjang atau pendeknya usia. "Memang betul kalau dihitung dari hari kelahiran saya, umur saya itu bertambah. Hari ini bertambah jumlah hitungannya menjadi 79 tahun. Tapi dari jatah (umur) KumpulanSMS Ucapan Selamat Ulang Tahun Pernah Berulang Tahun? Pasti Dung, Nah Hari Ulang tahun Adalah Salah satu momen yang mengingatkan bahwa jatah hidup kita di dunia ini semakin berkurang. walaupun sebenarnya Umur kita Bertambah Namun Jatah Hidup Kita Berkurang, Betul Nggak? Namun demikian banyak yang merayakan hari ulang tahun dengan uaEP5li.